Layanan :

Cover Buku

bukubukubukubukubukubukubukubukubukubukubukubukubukubuku
THE NETPRENEUR STORY - Suzanna Theresia, dari Karyawan Jadi Miliarder Bisnis Internet PDF Print E-mail


THE NETPRENEUR STORY

Suzanna Theresia, dari Karyawan Jadi Miliarder Bisnis Internet


Penulis: Zulfikar Fuad

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Terbit: 7 September 2015

Tebal: 150 halaman

Harga: Rp 50.000,-


Suzanna Theresia (Sue), pendiri Shavuot Pte. Ltd. dan PT. Shavuot Kreatif Solusi, menghabiskan satu dekade meniti tangga karir korporasi sebelum memutuskan mengejar impian kreatifnya menjadi netpreneur. Berbekal semangat belajar tak kenal henti, kobar visi yang pantang padam, juga kerja keras nan cerdas yang terus diupaya, Sue akhirnya menemukan istana suksesnya setelah lima tahun penuh perjuangan.

Kini Sue dikenal sebagai internet marketer sekaligus product creator dengan pengaruh luas di tingkat global. Serial produk ciptaannya, seperti InstaBuilder, InstaMember, InstaTheme dan InstaProduct, telah digunakan oleh ratusan ribu orang di berbagai belahan dunia dan memberinya pundi-pundi jutaan dolar dalam 2,5 tahun terakhir. Bahkan, produk teranyarnya InstaBuilder 2.0 yang diluncurkan Desember 2014 meraih pendapatan setengah juta dolar hanya dalam 7 hari. Bisnisnya dikelola secara remote dengan 20 karyawan tersebar di berbagai negara dan terus mendatangkan uang berlimpah selama 24 jam sehari sepanjang tahun.

Dengan prestasinya sekarang, Sue sadar bahwa cara terbaik mensyukurinya adalah dengan membagikan pengalaman dan ilmunya kepada segenap garuda muda Indonesia, agar mampu melesat tinggi meraih kebebasan finansial sejak dini, hanya berbekal internet.

 
LORONG GELAP KEADILAN - Kisah Hidup, Perjuangan, dan Pemikiran Dr. H. IMAM ANSHORI SALEH, SH, M.Hum. PDF Print E-mail


LORONG GELAP KEADILAN

Kisah Hidup, Perjuangan, dan Pemikiran

Dr. H. IMAM ANSHORI SALEH, SH, M.Hum.

 

Penulis: Zulfikar Fuad

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Terbit: Juni 2015

Tebal: 346 Halaman


Imam Anshori Saleh, putra seorang kepala desa di Jombang, Jawa Timur, sejak remaja merasakan langsung perlakuan tidak adil dari oknum penegak hukum kepadanya, keluarganya dan masyarakat desanya. Sungguh nyata yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, bahwa hukum telah dijadikan komoditas jual-beli oleh oknum-oknum penegak hukum. Rekayasa hukum sering dilakukan oknum penegak hukum, putih jadi hitam dan sebaliknya. Keadilan begitu mahal harganya bagi warga desa. Kekecewaan warga desa terhadap penegak hukum selama puluhan tahun berakumulasi, lalu menimbulkan persepsi bahwa peradilan kita berada di lorong yang gelap.

Perlakuan tidak adil oknum penegak hukum kepada warga desa membuka mata hati Imam untuk peka terhadap berbagai bentuk ketidakadilan, yang kemudian mengilhaminya menempuh studi ilmu hukum dan berperan nyata membenahi peradilan Indonesia. Di kemudian hari, keputusan itu mengantarnya menjadi jurnalis, legislator, praktisi hukum dan komisioner Komisi Yudisial RI.

Selama lebih dari 30 tahun, Imam memperjuangkan keadilan masyarakat lewat lisan, tulisan, dan perbuatan. Perjuangannya menegakkan keadilan sarat berbagai tantangan, mulai dari percobaan suap sampai teror. Semua itu bukannya membuat Imam jera, sebaliknya justru kian meneguhkan keyakinannya bahwa selalu ada jalan keadilan di tengah kezaliman. Lewat buku ini, Imam Anshori Saleh mengabadikan pikiran, ucapan dan tindakannya sebagai warisan bagi generasi muda penerus bangsa.


“Imam Anshori Saleh mengalami sendiri betapa semakin lebarnya kesenjangan antara teori dan praktik hukum di negara kita, sehingga keadilan yang hakiki nyaris bak fatamorgana bagi rakyat Indonesia.” 

~ Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. A.M. HENDROPRIYONO ~


“Dalam bukunya Lorong Gelap Keadilan ini, jelas tergambar dan terbaca bahwa kepedulian, keseriusan dan ketajaman Sdr Imam Anshori Saleh dalam mencermati dan mengkritisi persoalan-persoalan sosial, hukum dan keadilan menjadikannya kaya memori, pengetahuan dan pengalaman yang sangat berharga.”

~ Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO ~


“Lewat beragam kiprahnya, terutama sebagai Wakil Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, saudara Imam Anshori Saleh memberikan kontribusi berharga untuk menjernihkan kembali ranah hukum di negeri ini.” 

~ Prof. Dr. KH. SAID AQIL SIRADJ, MA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ~

 
Kaya Kerja Otot, Miskin Kerja Otak: Kisah Hidup dan Warisan Pengetahuan Prof Dr Ir Go Ban Hong, Ilmuwan Tanah Indonesia. PDF Print E-mail

alt

  Kaya Kerja Otot, Miskin Kerja Otak

Kisah Hidup dan Warisan Pengetahuan
Prof. Dr. Ir. GO BAN HONG
Ilmuwan Tanah Indonesia

Penulis: Zulfikar Fuad

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Prof. Dr. Ir. Go Ban Hong (88 tahun) mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk kemajuan pertanian Indonesia, khususnya di bidang penelitian pertanian dan pendidikan pertanian. Di kalangan peneliti, dosen dan mahasiswa ilmu tanah, Go Ban Hong dikenal sebagai penggagas konsep fenomena kelelahan tanah.

Buku ini mengungkap kisah hidup dan warisan pengetahuan Go Ban Hong sebagai ilmuwan tanah Indonesia. Diawali dari persentuhan pertama pada ilmu pengetahuan di usia kanak-kanak, kemudian perjalanan merantau ke Solo, Jakarta dan Bogor untuk melanjutkan studi, memuaskan kecintaannya pada ilmu pengetahuan. Selanjutnya perjalanan karir sebagai peneliti di dalam dan luar negeri, pimpinan lembaga penelitian tanah dan lembaga penelitian pertanian, staf ahli Kementerian Pertanian RI, Guru Besar Institut Pertanian Bogor dan Universitas Sintuwu Maroso, Poso.

Go Ban Hong memulai cerita hidupnya dengan prolog mengisahkan peristiwa yang terjadi setahun menjelang kelulusan sebagai sarjana Fakultas Pertanian Universitas Indonesia, tepatnya pada 27 April 1952. Saat itu, ia berkesempatan menyaksikan langsung Presiden Sukarno menyampaikan pidato bersejarah berjudul “Soal Hidup atau Mati” dalam peletakan batu pertama pembangunan Kampus Fakultas Pertanian Universitas Indonesia di Bogor, yang di kemudian hari menjadi Institut Pertanian Bogor.

Read more...
 
Billy Arman, Penyadap Karet Menapak Istana PDF Print E-mail

alt

Billy Arman

Penyadap Karet Menapak Istana

Penulis: Zulfikar Fuad

Lahir dari keluarga miskin, Billy Arman bekerja sejak usia 5 tahun, menjadi buruh penyungkil buah kelapa, penyadap karet, pekerja lumbung padi, penjaga durian runtuh, penjaring ikan di laut lepas, penjual es, pedagang roti, dan pedagang asongan di bioskop. Karena tidak punya uang untuk biaya masuk sekolah, di sela-sela berdagang roti, ia belajar membaca, menulis dan berhitung dengan mengintip guru yang sedang mengajar di ruang kelas, dari celah dinding papan sekolah yang berada di tengah sawah. Baru pada usia 14 tahun, ia berkesempatan mengenyam pendidikan formal sekolah dasar.

Billy tumbuh sebagai remaja tangguh dan ambisius, dengan impian besar menjadi pengusaha sukses. Demi mewujudkan impian, ia merantau ke Jakarta, berupaya menaklukkan Ibu Kota. Namun perjalanannya menggapai cita-cita dihadang beragam tantangan. Ia diusir keluarganya, terlunta-lunta, tinggal di pabrik kardus, dan berpindah-pindah untuk sekadar dapat tempat berteduh. Ia bekerja serabutan sebagai buruh bangunan, pemulung, pekerja sablon, asisten satpam, tukang tambal ban, tukang stempel, sales karpet, penjual telepon wireles, dan lain sebagainya. Di tengah perjuangan untuk bertahan hidup di rantau, ia lanjutkan sekolah dan mengikuti kursus bahasa Inggris dengan biaya dari tabungan hasil jerih payahnya bekerja.

Tiga puluh tahun kemudian, kehidupan Billy Arman berubah 180 derajat. Meski pendidikan formalnya hanya sampai tingkat SMA, berkat kerja keras selama tiga dekade yang menguras otak, mengucurkan keringat dan memeras air mata, ia berhasil membangun bisnis di berbagai bidang dengan bendera Tuas Mas Group, memimpin puluhan karyawan yang sebagian besar bergelar sarjana, berkantor di gedung bertingkat di tengah kota Jakarta, dan hampir tiap pekan pergi ke luar negeri untuk meluaskan relasi dan mengembangkan bisnis. Ia juga sempat menjadi asisten pribadi pejabat Istana Presiden dan Wakil Presiden yang mengantarnya masuk dan berperan dalam lingkungan Istana Negara.

Read more...
 
MERAMPUNGKAN TUGAS SEJARAH. Memoar Komjen Pol (purn) Drs. H. Sjachroedin ZP, SH. Satu Dekade Memimpin Pembangunan Provinsi Lampung (2004-2014) PDF Print E-mail

memoar Gubernur Lampung


MERAMPUNGKAN TUGAS SEJARAH

Memoar Komjen Pol (pur) Drs. H. SJACHROEDIN Z.P, S.H.

Satu Dekade Memimpin Pembangunan Lampung (2004-2014)

Penulis: Zulfikar Fuad

Penerbit: ALIFES Inc - By PT Media Kisah Hidup


SJACHROEDIN Z.P., seorang komisaris jenderal polisi yang baru saja pensiun, didesak masyarakat Lampung untuk memimpin Sai Bumi Ruwa Jurai. Namun ia harus menerima kenyataan pahit, panggung politik penuh skenario dan intrik. Pada pemilihan Gubernur Lampung 2002, yang diwarnai teror bom dan ketegangan, anggota DPRD Lampung yang sudah berkomitmen memilihnya malah membelot. Ia kalah telak dan jadi korban drama politik.

Menyusul tidak kunjung dilantiknya gubernur terpilih, bahkan hasil pemilihan gubernur dianulir oleh pemerintah pusat, Lampung kian kisruh. Demonstrasi berlangsung hampir tiap pekan dan menguras energi masyarakat. Konflik politik meluas dan merusak keharmonisan hubungan antara para pemimpin Lampung. Pemerintah pusat kemudian menugaskan penjabat gubernur untuk memimpin Lampung. Selama dua tahun, situasi politik dan keamanan di Lampung tidak stabil, penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan tidak berjalan efektif.

Pada 2004, akhirnya Sjachroedin Z.P. terpilih dan dilantik sebagai Gubernur Lampung definitif. Tapi batu besar menghadang langkahnya, selama dua tahun kepemimpinannya tidak diakui DPRD Lampung. Program pembangunan yang digagasnya diganjal. Rakyat Lampung dirugikan. Sudah cukuplah kesabarannya. Ia putuskan melawan siapa saja yang menghalanginya, demi rakyat. Ia melangkah tegap dan melabrak semua batu penghalang.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 Next > End >>

Page 1 of 8

Informasi & Konsultasi

Click here to send message!

Send Message






Events Calendar

September 2015
S M T W T F S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3

Twitter

By A Web Design

Facebook

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2118
mod_vvisit_counterYesterday1390
mod_vvisit_counterThis week8217
mod_vvisit_counterLast week12527
mod_vvisit_counterThis month5298
mod_vvisit_counterLast month54552
mod_vvisit_counterAll days1480569

We have: 16 guests online
Your IP: 54.82.41.2
 , 
Today: Sep 03, 2015