Layanan :
KELUAR DARI SELA BEBATUAN, LEPAS DARI RANTAI KEMISKINAN: Autobiografi Prof. Dr. Ir. Nurhajati Hakim PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Saturday, 24 October 2015 18:02

Keluar dari Sela Bebatuan,

Lepas dari Rantai Kemiskinan

Autobiografi Prof. Dr. Ir. NURHAJATI HAKIM,
Guru Besar Ilmu Tanah Universitas Andalas

Co-Writer: Zulfikar Fuad

Penerbit: Metagraf, PT. Tiga Serangkai

Terbit: November 2015


Nurhajati Hakim lahir dari keluarga petani miskin dan buta huruf di desa tertinggal Sumatera Barat yang lahan pertaniannya ditutupi oleh hamparan bebatuan. Hampir sebagian besar warga desa, termasuk Nurhajati dan keluarganya, hidup dalam derita kemiskinan karena keterbatasan lahan pertanian. Tidak ada sawah atau ladang yang subur dan layak ditanami, tidak ada air bersih, tidak ada jalan raya dan mobil, dan tidak ada listrik. Nurhajati sekolah dengan berjalan kaki berpuluh-puluh kilo meter seraya menjunjung barang dagangan di atas kepala.

Di tengah himpitan kemiskinan dan penderitaan, Nurhajati menyemai impian menjadi guru demi melepaskan keluarga dan masyarakat desanya dari rantai kemiskinan. Dengan menjadi guru, ia berharap anak-anak di desanya terilhami oleh pengetahuan, yang membuka jalan bagi mereka bangkit dari kemiskinan dan berupaya menggapai hidup yang lebih baik sesuai impian masing-masing.

“Seperti halnya aku, anak-anak desaku juga menggenggam impian hidup sukses, namun jalan menuju sukses bagi mereka tampak gelap. Mereka butuh api penerang, sebentuk pengetahuan yang dapat mengantarkan mereka pada jalan menggapai cita-cita,” tutur Nurhajati.

Kendati kehidupan Nurhajati serba sulit, ia berhasil lulus SMA dengan prestasi gemilang dan diterima sebagai mahasiswa Jurusan Pertanian Universitas Andalas. Kegigihannya mendalami ilmu tanah menghasilkan penemuan Teknologi Pengapuran Terpadu (TPT) untuk Kesuburan Tanah Masam,  meraih doktor ilmu tanah dan kemudian diberi amanah sebagai Guru Besar Ilmu Tanah Universitas Andalas. Ia tercatat sebagai perempuan pertama doktor ilmu tanah Indonesia sekaligus wanita pertama Guru Besar Ilmu Tanah Indonesia.

Penemuan Nurhajati menjadi solusi bagi pemerintah untuk menangani masalah tanah masam miskin yang menempati 70% tanah Indonesia. Berkat TPT, tanah masam miskin di seluruh nusantara kini dapat diubah menjadi produktif untuk kebutuhan transmigrasi dan penyediaan kebutuhan pangan rakyat Indonesia.

Gairah mengejar ilmu mengantarnya keliling dunia, menjadi peserta maupun pembicara di forum ilmiah internasional. Pencapaian yang diraihnya di tengah berbagai tantangan kesulitan hidup jauh melampaui cita-citanya yang sederhana, menjadi guru.

Melalui buku ini, Prof. Dr. Ir. Nurhajati Hakim berbagi inspirasi kepada generasi muda Indonesia. Bahwa siapapun kita dan betapapun sulitnya hidup kita hari ini, semua orang punya peluang yang sama untuk merengkuh pengetahuan melalui pendidikan, demi menggapai hidup sukses mulia. Ia meyakini bahwa cahaya ilmu pengetahuan akan menerangi jalan hidup sukses bagi setiap orang yang berupaya dengan penuh kesungguhan untuk meraihnya.

Last Updated on Saturday, 24 October 2015 18:26
 
Artikel Random

Informasi & Konsultasi

Click here to send message!

Send Message






Events Calendar

June 2017
S M T W T F S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 1